Belenggu Blogging
Dalam proses optimasi sebuah web terkadang kita merasa seperti terbelenggu dengan teori yang ‘tertulis’ sehingga ekspresi, bahasan, dan bahasa terlihat kaku. Seseorang yang telah terbiasa ‘nge-blog apa adanya’ akan mengalami kesulitan dalam mempraktekan teori ‘tertulis’ tersebut.
Hal ini dihubungkan dengan opini para pelaku SEO yang menyatakan korelasi kuat antara algoritma search engine dengan Latent Semantic Analysis (LSA).
Konsistensi konten menjadi sebuah hal yang mutlak amat sangat penting (nah loh …) untuk memposisikan sebuah web dengan baik dihasil pencarian search engine. Secara logispun seseorang tidak mungkin mencari ‘obat kuat terbaru’ disebuah web tentang ‘game’.
Ambil saja contoh blog Brokencode™ ini. Saya (pemilik blog) sendiri tidak tahu keyword apa yang saya cari :P Hal ini menyebabkan ‘pendarahan arteri besar’ (Theme Bleeding) yang mengakibatkan kualitas blog menjadi rendah. Baiknya kita tanyakan saja pada robot pencari, tentang apa sebenarnya blog ini. Gunakan keyword density tool untuk menganalisa. Menurut para pelaku SEO (lagi), persentase keyword density yang baik adalah berkisar 5-7% (flexible, tergantung siapa guru Anda :P ).
Jadi jika ingin optimasi Anda lekas sembuh sukses, cobalah untuk menghilangkan kebiasaan ‘menulis apa adanya’ itu. Ingat ! KONSISTENSI ! Jadi maksudnya membiasakan diri ‘terbelenggu’ ? Nope ! Biasakan diri untuk membedakan saat Anda harus optimasi dan saat Anda harus blogging. Blogging is blogging, Optimising is optimising.
Contoh lain lagi : sebuah situs rekan saya mengambil tema ‘bali travel’. Posisi dan kualitas situs tersebut sudah bagus dihasil pencarian google, namun tiba-tiba menjadi turun hanya karena sebuah link yang tidak relevan harus ada disebuah halaman (Busby SEO Challenge), atau mengakibat theme bleeding. He pays too much for just chasing that 5000 !
Next : SILO SITE STRUCTURE
Coming soon : Theme Bleeding
‘menulis apa adanya’ padahal saya sudah biasa seperti itu cepat2 harus berubah ‘diri’ neh. Thanks
Tengs
yuuu. Setuju. Aturan dibuat untuk dilanggar. kalo mau ngikut aturan baku jangan nge-blog, jadi penulis karya ilmiah aja. :D
nggih tho?
:D bener juga ya. Blogging is blogging, Optimising is optimising.
aku kok susah sih nemuin jati diri blogku? :(
selama ini masi ngalor ngidul ga jelas…
serius bos…
saya menulis apa adanya dan tujuan nya emang ga jelas…. wish me luck !!!
mulai sekarang harus mulai mikirin keyword yang dikejar
tengkyuuu mas…i’ll try to follow the rule to play the game… bring it on ….bebe….tapi kalo ga bisa ya mo gimana lage hehehehehe….
Makanya ada beberapa blogger yang memiliki 2 atau 3 blog utama, gunanya ketika kita ingin menjadi blogger just blogging, yah gunain blog personal yang whatever i say nggak ngaruh n just for fun.
sedangkan blog yang di optimize yah blog person yang tidak sekedar personal, lebih ke branding blog.
begituh, Sekian.
iya nih suka bingung anatar nulis apa ada nya atau nulis ngga apa adanya.. :D
benar banget sih… tapi tiap blog kadang sudah ada pengunjung blog tetapnya :D
salam kenal juga you have done a nice job
walah, iya ya. slama ini brarti saya salah :D
tapi yopiye yo :-?
btw, yg http://www.seochat.com/seo-tools/keyword-density/ ini sepertinya sama dg yg di Google Webmaster Tools yah, malah lebih lengkap disana deh.
wah saya bukan perusahaan bos :D cuman blog pribadi abal-abal. Tidak optimisasi kok saya :D cman sekedar share
Sebenarnya ndak masalah mau bleeding atau ndak, yang penting ya itu tadi konsekuensi dengan backlink yang dimaksud.
Contoh kasus bali travel dia turun setelah melakukan penambahan backlink untuk kata kunci Busby SEO Challenge, makanya bali travelnya jadi kurang greng
Kadang sebagai newbie seperti sayah, masih kebingungan mau ambil topik apa. Ya jadinya topik gado - gado, dan lama - kelamaan pasti akan menemukan jadi dirinya yang sesuai.
Semuanya butuh proses intinya…
@ Bocah
Justru yang sekedar share itu yang LSA nya kuat (tanpa disadari) ~kabur
semuanya kembali pada diri masing-masing… :)
lagi-lagi seo to ya… kapan GA bisa naik di gubuk saya ya hehehehehe
masih jadi preman ne bro, gebuk sana gebuk sini ga jelas hehehe. Yang jelas masi dalam tahap menemukan jati diri ne, kalo ga nemu2 ya mo gimana lagi, mungkin selamanya jadi preman ga jelas hehehe
Saya udah coba terapkan keyword density tool di web experimen saya. Waktu keyword saya otak-atik sampai angka 5%, score SEO nya malah jadi cuman 60%. Sekarang saya balikin agar nilainya berkisar 0.16%, score SEO nya balik ke 94%, di google berada di halaman 1 - 4 dengan keyword agen rokok harga grosir. Lalu, salahnya dimana ya keyword density yang saya terapkan…?
lho, saya baru tahu lho kalo ada link yang nga relevan bisa mengakibatkan penurunan SERP..
Thanks ya atas infonya..