Bigdump.php adalah sebuah file PHP wajib yang harus diketahui web developer. BigDump berfungsi untuk melakukan injeksi kedalam database MySQL secara perlahan-lahan namun pasti :P .
Bagi Anda yang sering pindah-pindah server, mungkin sudah terbiasa dengan file ini. Bagi yang belum pernah tahu, sekedar informasi disaat Anda HARUS melakukan injeksi database jumbo, BigDump.php solusinya.
Secara default phpMyAdmin membatasi ukuran file hanya sebesar 2MB (2048KB). Untuk melakukan injeksi file yang lebih besar dari limit tersebut bisa saja secara manual menyuntikan perintah SQL dengan membagi-bagi. Berapa lama waktu yang Anda butuhkan jika besar sql diatas 200MB ? Cara lain adalah dengan shell. Bagaimana jika server tidak mengijinkan shell ? Cara lain adalah meminta bantuan administrator hosting. Bagaimana jika si admin enggan lalu pura-pura sibuk dan tak punya waktu. Solusi akhir :
ilmunya keluar…
belum pernah dump segede 2MB. palingan di copy paste codenya. baru di eksekusi.
punya saya baru 8 megaan tuh. saya baru rencana mau pindah hosting ke mediatemple minggu-minggu ini.
makasih buat tipsnya bos :)
saya baru instal database lirik 200mb. pakai bigdump dan koneksi speedy makan waktu 12 jam. bayangin kalo kita harus manual :( copy paste tiap bbrapa baris :P
Nggak nyangkut…
Maklum masih katrok.
weh..mantap ilmunya bro. thx ya utk tipsnya ;)
wah elmu hacker nih he he he, thanks ahh
dosis tinggi ? awas overdosis lohh he he he
@pulau biru
tempat nonton film biru ya? he he he he
lhoh ada yang kayak gitu thoh,
makasih bangettttt… sangat2 mbantu kl besok mau pindah2 lagi servernya.
[...] #1. Ekspor konten dengan cara dumping database MySQL-nya (jika menggunakan layan paid hosting, karena biasanya ada CPanel). Untuk dumping file database yang cukup besar bisa mengikuti saran dari brokencode. [...]