Web Hosting Murah

Selangkangan

Memang lebih mudah dan menyenangkan ngurusin selangkangan dibandingkan mikirin perut rakyat. ~BBC Milis

Posting lain yang kemungkinan berhubungan :

Discussion

5 comments for “Selangkangan”

  1. bang, pas klik “selangkangan” yg keluar malah “database error”
    kayaknya perlu dikutip aja seperlunya ke blog ini
    biar orang bisa baca tanpa repot “ngompas”
    soalnya kompas-nya kadang suka error

    Posted by aAng | April 6, 2008, 8:26 am
  2. CD dan Rok Pemijat di Jakarta Akan Digembok

    Jumat, 4 April 2008 | 08:41 WIB

    JAKARTA, JUMAT-Dinas Pariwisata DKI tengah mempertimbangkan untuk melakukan ketentuan menggembok celana dalam (CD) maupun rok cewek pekerja panti pijat. Cara ini dipandang bisa menghapus citra buruk panti pijat sebagai sarang esek-esek atau ajang bisnis prostitusi terselubung.

    Kewajiban menggembok CD maupun rok cewek pemijat di panti pijat sudah diberlakukan di Kota Batu, Jawa timur. Bukan tak mungkin, dalam waktu dekat Pemprov DKI mengadopsi ketentuan ini.

    Kepala Subdinas Penelitian dan Pengembangan Dinas Pariwisata DKI, Made Karya, mengatakan langkah Pemkot Batu menerapkan aturan menggembok celana dalam cewek pemijat akan dijadikan masukan. Dinas Pariwisata DKI, dalam waktu dekat, akan menjajaki kemungkinan kebijakan Pemkot Batu itu diadopsi di Jakarta.

    “Kebijakan Pemkot Batu tersebut menarik. Upaya seperti yang dilakukan Pemkot Batu perlu pembahasan khusus. Kalau ini memang jalan terbaik kenapa tidak dilakukan,” ujar Made Karya saat dihubungi Warta Kota, Kamis (3/4) malam.

    Menyimpang

    Sementar itu, Made Karya mengakui sejumlah panti pijat di Jakarta menjalankan praktek esek-esek di balik kedok pijat kebugaran. Hal ini, katanya, membawa imbas bagi panti-panti yang murni menjalakankan bisnis pijat kesehatan karena ikut dicap melakukan praktik esek-esek.

    “Bentuk penyimpangan ini sebenarnya lebih disebabkan faktor nurani para pekerja dan tamu panti tersebut. Kalau nurani mereka bagus, tentu tidak akan melakukan praktik menyimpang,” tutur Made.

    Menurut berbagai aturan, sebenarnya telah dikeluarkan Pemprov DKI untuk mencegah hal itu. “Mungkin karena keterbatasan personel, pengawasan dan penegakan aturannya menjadi tidak maksimal,” paparnya.

    Dia mengatakan, ide menggembok celana dalam dan rok para pemijat bisa menjadi jawaban untuk mengeatasi praktik esek-esek. “Seperti penggunaan mesin absen sidik jari di kantor-kantor pemerintahan, hal ini terbukti bisa mengurangi tindakan membolos,” katanya.

    Made menuturkan, jika penggunaan gembok sukses diberlakukan di Kota Batu, tidak tertutup kemungkinan kebijakan tersebut akan diikuti Pemprov DKIT. “Atau kalau perlu dicari formula lainnya. Bisa dengan alat lain yang esensinya bisa mengurangi penyimpangan fungsi panti pijat,” katanya.

    Oleh karena itu, kata Made, pihaknya akan segera membahas lebih lanjut wacana memasang gembok bagi cewek pemijat tersebut. (Warta Kota/Tos)

    Posted by brokencode | April 6, 2008, 8:57 am
  3. walah ada2 aja. Kalo yang mijat cowok terus gmn tuh ??

    Posted by bocah | April 6, 2008, 9:34 am
  4. walah2, cawet kok digembok… jaman edan…

    Posted by ngkong | April 6, 2008, 4:51 pm
  5. Celana digembok tapi dibawahnya dibolongin ya sami mawonn…

    Katanya mo adopsi hukum yang di Swedia. Jadi yang ditangkepin konsumen-nya

    Posted by Ruud | April 7, 2008, 1:52 am

Post a comment (Do-Follow, please be wise !)

IMFreakz