Selepas membaca postingan Chris dan Anton, selepas conference dengan para master dan senior Bali Blogger Community, terlintas pertanyaan, mampukah blogger Bali bersatu dengan kekuatan berekspresinya memulihkan pariwisata Bali. Bayangkan jika blogger-blogger Bale Bengong, Ex-Bali Adsenser Community, dan komunitas-komunitas blogging di Bali lainnya bersatu menggalang suara, menceritakan pada Dunia, Bali is Beautiful, Still Beautiful and will always be beautiful. Redam suara-suara negatif yang mendiskreditkan Bali, mencoreng image Bali yang sesungguhnya. Yang tentunya diharapkan dapat meringankan anggaran biaya Pemulihan Pariwisata Bali sehingga dapat dipergunakan untuk keperluan lain yang jauh lebih bermanfaat dibanding membiayai pejabat berwisata ke luar negeri untuk kegiatan (yang katanya) promosi Wisata. Semoga panitia Kopdar 3 Bali Blogger Community dapat mengagendakan hal ini :) pada pertemuan nanti.
bukannya apa apa seh…. itu alasannya kenapa indonesia bootcamp 2008 di gelar di bali.
semuanya kembali kepada kita semua manfaatnya. saya dukung deh kopdarnya,…. jangan lupa kontek kontek kita yah:D
setuju sekali om brokencode. Tapi kalo BMC gimana yah bisa promosi untuk pariwisata di madiun kagak ?? kali aja dapat menyumbangkan devisa daerah :P
Aq jg setuju dengan postinganya chris, walaupun dia asalnya bukan dari Bali, tapi semangat untuk mengangkat nama bali jg patut di acungi jempol..
Bro, gmn caranya masuk ke rss nya BMC? daftarin dong atu.. :ngacir:
yup. kita kerjakan bareng, bos. biar kita ga ngurusin lendir mulu. *wakakakak*
wah ternyata di angkat juga ;) jadi hadir nggak nanti boss?
bootcamp 2008 bukan cari untung saja khan?
btw berapa sih biaya seminarnya?
sory banyak tanya, soale kurang gaul.
wah misi yang sagat bagus….
dukung deh…
[...] dapat di akses melalui id.wordpress.org ngeblog jadi semakin asyik saja nih. tapi jangan blogging sampai nungging yah! Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers [...]
selalu telat deh kalo mau komen disini. hihihihihii
mau daftar ah….
mau daftar indonesiabootcamp juga ah… tiketnya murah :)
ayookkk.. ngeblog buat bali.. :)
[...] rutin mengadakan pertemuan2 atau sekedar Cangkrukan (pinjam istilah JTV) dan kalau tidak keliru Bali segera [...]
@baladika
Asli murah banget…
Daftar juga ah:D
@ broky
murahhh asli murah
ikutttttttttttttttttttttttttttttttttttttttttt
:smile:
kebanyakan yang disini anak2 BBC semua. Kapan BMC bisa berkumpul kayak BBC londong ini yah ?? :ngacir:
[...] persepsi bahwa blogger bali bisa bersatu untuk memulihkan pariwisata, aku sendiri optimis dengan kekuatan blogger, promosi-promosi pariwisata yang dilakukan dengan [...]
[...] dokter dan developer inti mambo (CMS) pun juga kumpul disana. Tapi sayang pakar SEO Expert seperti brokencode, dexno, dewaji dan baladika urung hadir karena kesibukan mereka masing-masing dalam mempersiapkan [...]
hihi ikutan BBC boleh kan :shy:
@pandi merdeka
ikutan blogger madiun club ato bmc boleh kok mas
@kumpul bali blogger
wah asyiknya kumpul-kumpul
Dengan blogger…tingkatkan pariwisata Indonesia….
CBS = Cerdas, Berbudaya, Sejahtera???
Menyimak janji-janji kampanye cagub Cok Budi Suryawan (CBS) yang disarikan menjadi Cerdas, Berbudaya, Sejahtera, sangat jauh dari fakta-fakta yang ada selama CBS masih menjabat Bupati Gianyar. Jika CBS mengaku cerdas, maka hal itu bertentangan dengan kenyataan bahwa selama menjadi Bupati Gianyar ia lebih banyak dikendalikan investor dan tidak memiliki inovasi untuk mensejahterakan rakyat. Jika CBS mengaku berbudaya, sangat bertentangan dengan kenyataan bahwa selama menjabat bupati, CBS justru tidak menjunjung Gianyar sebagai kota budaya. Ia sama sekali tidak berusaha membangun gedung kesenian, tetapi malah membangun lapangan sepak bola yang megah yang kemudian ternyata mangkrak. Begitu juga dengan Pembangunan gedung DPRD yang terletak di jantung Kota Budaya Gianyar, terkesan dipaksakan tanpa mengindahkan nilai budaya, etika, tata ruang, dan ergonomi. Pembangunan Balai Budaya pun tidak sesuai konsep budaya Bali. Sedangkan pembangunan pusat pertokoan berlantai 3 yang mematikan perekonomian rakyat dan merusak tatanan budaya dan etika.
Lalu, kalau mengaku Sejahtera, mari kita simak apa yang dilakukan CBS ketika menjadi bupati. Ia malah menyengsarakan masyarakat kecil dengan, misalnya, kerusakan subak dan tidak jelasnya ganti rugi tanah akibat kebijakannya LC waktu CBS jadi bupati. LC sepanjang jalan 20 km di Gianyar itu merusak 11 subak di 4 wilayah. Akibat LC itu juga, hingga kini ganti rugi / penukar tanah hak milik petani tidak jelas; hak milik petani jadi berkurang / hilang; letak/lokasi tanah pengganti hak milik petani tidak/kurang strategis (nilai ekonomis rendah); pemilik baru bermunculan pada lokasi strategis di depan jalan LC “20”. Pemilik semula (petani asal), pada dasarnya terlempar dari lokasi itu; muncul tanah “tanpa tuan”; petani (di hilir) mengalami kesulitan menggarap sawah-ladang karena sistem pengairan rusak; Pura Ulun Siwi tidak lagi memiliki pengempon / krama. Ini juga berarti budaya warisan leluhur menjadi hancur karena penanganan LC semerawut; muncul permukiman di luar sistem; kamtibmas terganggu (konflik antar banjar/desa merebak). Pendek kata, bukan mensejahterakan, sebaliknya menyengsarakan rakyat.
Hal-hal lain yang pantas dicatat adalah:
1. Pada masa kepemimpinan CBS muncul proyek terminal Kota Gianyar yang mangkrak, sehingga investasi tidur bertahun-tahun. Padahal investasi itu menggunakan uang rakyat;
2. Pembangunan pusat pertokoan berlantai 3 yang mematikan perekonomian rakyat dan merusak tatanan budaya dan etika;
3. Stage Sidan dibangun untuk menjadi sekadar “pemanis” terhadap kesenjangan Gianyar Timur dan Gianyar Barat (Ubud dan sekitarnya). Termasuk RPH mangkrak merupakan janji kosong bagi Gianyar Timur.
4. Satu-satunya yang bisa dinikmati oleh masyarakat Gianyar Timur hanyalah Tempat Pembuangan sampah Akhir (TPA) Temesi yang overload dan menjadi ancaman bagi kesehatan masyarakat. Jadi, selama kepemimpinan CBS, masyarakat Gianyar Timur hanya bisa “menikmati” sampah.
Sekarang baru menjadi kandidat gubernur menjanjikan rakyat 10.000 rumah. Nah subak yang mana akan dihancurkan, lahan pertanian yang mana akan dikorbankan?
Apakah hal-hal tersebut di atas bukan jargon CBS: Cok Bobog Sajan!!
Artikel yang bermanfaat…