My Opinion

website murah

Fenomena co-pas « part 2

Melanjuti entry sebelumnya, dan kembali ke postingannya Om Lukick yang menurutnya ada seseorang yang tidak suka sistem parser rss pada blognya; Apakah Om Lukick bersalah ? TIDAK ! Sebelum memparser RSS blog teman-temannya (salah satunya adalah saya), beliau terlebih dahulu memohon ijin dari yang bersangkutan. Berhubung content pada blog saya ini tidak mempunyai ‘nilai jual’ :P maka saya mengijinkan beliau memparser rssnya untuk dimuat dihalaman blognya dengan menggunakan wp-o-matic. Apakah saya dirugikan ? TIDAK ! Content saya telah unik sebelum blog Lukick memparser rss nya. How ? WordPress secara otomatis mengirimkan signal dengan rpc ke ping-o-matic tepat pada saat kita mengklik tombol publish.  Kalau masih ada yang contentnya diajak uber-uberan sama kloningan sendiri dari blognya Lukick, ya bersabar. Nanti kan terbukti mana yang dianggap unique, mana yang kloningan :lol:

Kalau ada yang melarang kita untuk berhenti menggunakan RSS feed dan ganti dengan HTML, capek deh :lol: RSS feed adalah bagian tak terpisahkan dari teknologi web 2.0. Memetik ungkapan pada blog Matt; If you stored your groceries on the sidewalk, we could eat your food without sitting across the table from you.

Dengan RSS Feed memungkinkan orang lain untuk membaca sebagian atau keseluruhan isi blog kita tanpa mengunjunginya dengan tool RSS aggrerator, dan sebagainya. Sebagai contoh saya memparser feed pada google news untuk mendapatkan sari berita penting saat itu. Apabila ada intisari berita yang menarik, maka saya akan mengklik link pada hasil parser untuk membaca berita secara keseluruhan. Efisiensi waktu bukan ?

~ Bersambung lagi. Ditunggu Dexno & Panakleak di warkop. Hmmmm ….

Discussion

11 comments for “Fenomena co-pas « part 2”

  1. saya kok gak diajak bos, ke warkop……. mau dong :)

    Posted by baladika | October 3, 2007, 3:21 pm
  2. wahhh seru juga nihh, tapi nanggung omm jadi gantunggg nihhhh wakakakakaka, yang nanggung nanggung kan :”>

    Posted by pandi merdeka | October 3, 2007, 6:23 pm
  3. Copy paste yah … uhmmmm
    RSS gunanya kan emang untuk disebarin untuk pembaca, jadi tulisan kita banyak dibaca orang.

    Kalo gak mau konten diambil orang lewat RSS, ya spt yang di bilang broken. Jangan ditulis :D, ato ilangin fungsi RSS-nya. … kabur

    Posted by Dewaji | October 3, 2007, 6:35 pm
  4. kalo ingin rss kita tidak di_parser orang lain, ya tinggal matikan saja fasilitas rssnya, gitu saja kok perot, eh repot ;) kalo memang suatu blog atau web ada rss nya mestinya diperbolah untuk disubscribe. johnchow.com malah menyediakan hadiah bagi yang mau subscribe rss nya dgn cara mengundi tenmtunya, cmiiw

    Posted by skd | October 4, 2007, 4:04 am
  5. faking rss :P atau titip advertise di feed :D test dulu ahhh …

    Posted by brokencode | October 4, 2007, 6:18 am
  6. Wah.. sinetron apa lagi neh, ada sequelnya segala :p

    Posted by Daffa | October 4, 2007, 7:07 am
  7. [...] List Fenomena co-pas « part 2 Oct [...]

    Posted by Private Blog » sNews & Kumpul | October 4, 2007, 8:57 am
  8. [...] sesaat lalu saya telah mendonwload versi 1.6 (Ada Multiusernya juga loh !) untuk saya kupas (bukan copas ) dan pakai (dimana [...]

    Posted by sNews & Kumpul | dharma-putra.com | October 4, 2007, 5:32 pm
  9. dulu pengen juga nge-parser RSS orang, tapi ga jadi, lha wong ngurusin blog sendiri aja masih ga sempet terus gitu :P

    Posted by blackquanta | October 7, 2007, 4:38 am
  10. [...] ~ jam ngajar. nanti disambung lagi ya. “Panjang2 amat. Bilang aja : BERSAMBUNG“ [...]

    Posted by Private Blog » Adventures of Brokencode™ | Fenomena co-pas | November 9, 2007, 5:44 am
  11. copas memang praktiss tiss

    Posted by widis | June 30, 2008, 2:42 am

Post a comment (Do-Follow, please be wise !)

Livecommunity powered by six groups