Disuatu saat kekasihmu berujar : “Tiada lagi cinta seperti sediakala. Kehadiran sosok lain dihatiku telah menghiasinya jauh lebih indah dari taman bungamu.” Akankah kau terima dengan lapang dada sebuah kejujuran ? Akankah kau tinggalkan makna sakral sebuah cinta suci yang telah ternoda olehnya ?
Aku akan memandang wajahku didepan cermin. Bertanya pada hati nurani yang senantiasa tersipu tuk berteriak. Persetan dengan cinta suci !
memang hiasan indah dipandang
menyejukan jiwa
dan menghapus dahaga
namun satu hal yang kau mesti tau
untuk menciptakan hiasan yang indah
harus ada tangan yang terampil
membuat kebun menjadi indah
tak lepas dari rasa cinta yang melekat di dada
maka kau katakan ada taman yang lebih indah
jangan percaya fatamorgana
karena aku yakin kau masih punya nurani
Kusadari arti cintaku
Kumiliki sudah dgn sukacita
Kubangun dan kuhiasi dengan rasa sayangku…
menahun hingga sekarang
Pun kini masih kumiliki…
Kini detak kuat kurasakan
yg datang dan bersemayan dihatiku
memetakan kebenaran akan cinta
memetakan keinginan untuk memiliki
Adalah cinta yg kurasakan ini
yang menghantarku ke kesejukan hati
yang membimbingku untuk selalu mensyukuri
yang menjauhkanku dari murka dan
yang menuntunku untuk mengendalikan nafsu
kutemukan True love-ku
kuharapan untuk kumiliki
hanya dengan seijin Rahmatmu
Yaa Allah yaa Rabbi..