Keren kan istilahnya :P Bukan judul lagunya Jodie Brooke Wilson. Temporary Madness istilah saya buat kegilaan sesaat yang kerap terjadi, hambur-hambur uang. Berkelana diantara pekat asap rokok, alkohol dan wanita (pake s :D). Apa sih yang dicari sebenarnya ? Kebutuhan akan kesenangan itu tak ada habisnya. Semestinya bukan harus membalancing antara rutinitas dan pleasure, tetapi beratkan pada sisi profesi. Pleasure seharusnya hanya untuk saat-saat urgently required, seperti saat memory overload, atau temporary file telah menumpuk sehingga memberatkan kinerja prosesor :P dan membutuhkan restart, atau kalau perlu re-format. Bingung aku ???
Last night, sepulang kantor, call at Ook first wife’s home. Gath and chat bertiga, karena kebetulan Feky juga disana. Selesai menuntaskan Mix Arak :P berlanjut ke Cafe 73 di area Banjar Anyar, Kuta, yang baru pertama kali dikunjungi. Boring recovered, maka room taken and finish till dawn and down :P Seperti biasa, natural alcohol influence, Feky yang darah mudanya masih bergejolak, can not keep friendly attitude, ditambah viewed bule reject yang sedang high :D
—
BTW keyword apa yang diincar pada post ini ? Lemme c … hmmmm … just wait at google SERP.
Discussion
No comments for “Temporary Madness”
Post a comment (Do-Follow, please be wise !)