My Opinion

website murah

Eksitensi Tuhan

Jajak Pendapat Terbaru di Amerika Tidak Yakin Keberadaan Tuhan

Jajak pendapat (polling) dilakukan secara online antara 4 dan 10 Oktober lalu dan melibatkan 2.010 orang dewasa AS. Warga Amerika memiliki pandangan berbeda-beda mengenai keberadaan dan peran Tuhan.

Nietzsche pernah menggagas. Istilah “Tuhan” (atau “tuhan”) merujuk pada segala sesuatu yang dianggap mutlak kebenarannya. Artinya, dalam hal ini “ilmu pengetahuan (sains)” bisa saja di-”Tuhan”-kan oleh manusia.

Oleh karenanya, Nietzsche berpendapat tiada `Kebenaran Mutlak`, yang ada hanyalah “Kesalahan yang tak-terbantahkan”. Diapun berkata, “Tuhan telah mati.”

Tampaknya jajak pendapat di Amerika mulai mewakili gagasan Nietzsche. Hal itu diperkuat oleh polling yang dilakukan Harris Poll seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (1/11).

Sebanyak 42 persen orang dewasa AS “tidak benar-benar yakin” Tuhan itu ada. Jumlah ini meningkat dibandingkan jajak pendapat serupa tiga tahun lalu. Saat itu, hanya 34 persen yang tidak yakin Tuhan itu ada.

Meski demikian, kali ini, dari para penganut berbagai kelompok agama, 76 persen orang Protestan, 64 persen orang Katolik, dan 30 persen orang Yahudi, mengatakan mereka “sangat yakin” Tuhan itu ada.

Jenis Kelamin

Dalam jajak pendapat juga terlihat adanya perbedaan pendapat mengenai apakah Tuhan itu laki-laki atau perempuan, serta apakah Tuhan punya wujud manusia dan punya kendali atas semua peristiwa.

Atas pertanyaan apakah Tuhan itu laki-laki atau perempuan, sekitar 36 persen responden mengatakan Tuhan itu pria. Adapun 37 persen menjawab Tuhan itu bukan pria ataupun wanita dan 10 persen menganggap Tuhan itu pria sekaligus wanita. Hanya 1 persen responden yang menganggap Tuhan itu perempuan.

Ketika ditanya apakah Tuhan punya wujud sebagai manusia, 41 persen menjawab mereka yakin Tuhan sebagai “kekuatan yang bisa berwujud manusia tapi tidak memiliki sifat manusia.”

Terungkap juga bahwa hanya 29 persen responden yang percaya Tuhan mengendalikan semua kejadian di bumi. Sedangkan 44 persen responden menganggap Tuhan hanya mengawasi namun tidak mengendalikan apa yang terjadi di bumi.

Sementara itu, untuk jajak pendapat yang dilakukan September 2006 dan melibatkan 1.721 responden yang dipilih secara acak, responden yakin Tuhan terlibat dalam kehidupan sehari-hari dan peristiwa dunia.

Hasil jajak pendapat Baylor Religion Survey yang diterbitkan majalah Time Asia edisi 6 November 2006 ini juga menyebutkna, sebanyak 31 persen warga Amerika yakin Tuhan membenci dosa dan bisa menghukum orang yang tidak taat. bbs/hri


Surya On Line

Edisi 2 Nopember 2006

]]>

Discussion

2 comments for “Eksitensi Tuhan”

  1. Tuhan memang gak bisa dilihat, digambarkan, di lukiskan, diraba, ataupun disentuh-sentuh dengan segala macam . Misalnya , emang bisa kit angeliat mata kita. Tentu gak bis akan kecuali lewat CERMIN. Nah, Bayangkan saja kita ada di dalam cermin jadi bayangan Tuhan , jadi dimanakah Tuhan yang sedang becermin? Apakah dengan memecahkan cermin si bayangan bisa melihat siapakah tadi yang bercermin?

    Posted by atmoon | September 17, 2007, 10:42 am
  2. @atmoon
    waduh saya malah bingung dengan komentar anda

    kalo menurut saya tuhan sangat eksis karena iya siang malam mengatur matahari dan bulan dan bumi agar terus berputar pada porosnya pokoknya tuhan itu tugasnya banyak dan tidak pernah kenal lelah

    Posted by bocah | October 9, 2007, 7:18 pm

Post a comment (Do-Follow, please be wise !)

Livecommunity powered by six groups